Anda pernah melihat iklan salah satu televisi swasta Indonesia yang mengambil hikmah tentang kertas, pensil dan karet penghapus?
Kertas ibarat lembaran kehidupan, yang pada awalnya bersih ketika diciptakan. Pensil diciptakan untuk menggoreskan sesuatu bisa tulisan dan atau gambar. Jika demikian maka, pensil adalah ibarat apa yang kita lakukan untuk mengisi lembaran kehidupan tadi.
Sepandai apa pun manusia, pastilah dia pernah menggoreskan sesuatu di atas kertas tadi, bisa karena sengaja atau memang tak sengaja bekas ujung pensil tercoret di atas kertas. Maka untuk menghilangkannya, manusia menciptakan karet penghapus untuk membersihkannya.
Ibadah puasa hampir selesai kita jalankan. Suatu ibadah yang pada intinya melatih kita untuk bersabar dan belajar merasakan apa yang dirasakan oleh saudara kita yang kurang beruntung.

Sesempurna apa pun manusia diciptakan-Nya, pun sesekali dia melakukan kesalahan. Mohon kerelaannya untuk memaafkan segala kesalahan yang telah diperbuat. Harapannya semoga “kertas” kita, bersih dari goresan-goresan yang tidak diinginkan.
Saat tidak bisa bertatap muka, bolehlah tulisan ini yang mewakili sebagai pengganti diri.
Wassalam,

