Kulo nuwun

Sebelumnya mohon maaf apabila sampean merasa tersesat ketika mengunjungi blog ini. Sungguh, tidak ada yang istimewa di dalamnya. Hanya ada beberapa catatan kecil yang mengukir sejarah kehidupan.

Segala yang terdapat didalamnya, jikapun nanti ada kecocokan monggo boleh dikopi dan disebarluasken, tetapi saya rasa dan saya yakin kok tidak ada.

Salam taklim,

Annots

Tue
13
May

Sejenak diam

12:42 am

Kepada yang mulia abdi negara dan atau petinggi perusahaan, satu hal yang menjadi pertanyaan kami untuk dipikirkan sebelum tidur.  Mengapa ketika melihat film Ayat-ayat cinta sampai meneteskan air mata sedangkan tidak ketika melihat rakyat dan atau bawahan menderita?

Diam lebih baik dari pada tak bicara

Ketika kata tak lagi bermakna, mengapa tidak mencoba diam saja. Paling tidak untuk sejenak menahan untaian janji palsu (menjelang pemilu).

PS: Terkhusus untuk Jawa Tengah, Indonesia dan saya sendiri