From the category archives:

Ada ada saja

Pembantaian berencana

by annots on December 27, 2007

Kalo ditanya soal Liburan ala Blogger, jawabnya jelas takbiran sholat Ied, nyembelih kambing, makan-makan ala kurban, kemudian dilanjutkan hijrah ke Ibu kota.Pisah ranjang selama 6 hari dengan dashboard WP, membuat saya bisa menikmati kehijrahan saya ke kota metropolitan. Kepergian ke ibukota JELAS BUKAN karena menghindar dari kopdar beruntun yang di adakan di kota Gudeg ini.

Banyak cerita yang hampir lepas dari sel otak kalau saja tak segera di tambatkan di dermaga cerita yang berjuluk Blog ini. Dengan alasan ini juga maka saya akan menuliskan secara bersambung.

Penculikan berenca

Selasa, 18 Desember pukul 16.16 WIB, bersama sodara yang takut kambing meluncur ke daerah Sonosewu untuk menjemput korban, sebut saja bunga. Dengan awal yang tidak begitu manis karena saya harus tersesat ketika mencari rumah Didit. Dengan menggunakan sebuah mobil Kijang berplat merah, komplotan penculik pun menjemput seorang pelaku lainnya di daerah Ngabean.

Pukul 16.29 WIB, tiba di TKP langsung saja kami menjemput paksa bunga dengan perlakuan yang awalnya bersahabat namun tiba-tiba berubah menjadi sedikit brutal. Ya, bunga terpaksa harus di ikat dan digangbang angkut menggunakan mobil trayek dadakan milik Pemerintah (mobil plat merah –red).

Foto bersama korban di TKP

Untuk menghilangkan jejak, salah satu pelaku harus diantar pulang. Konyolnya, belum sampai markas besar, bunga meronta-ronta dan lepaslah semua ikatan yang ada di kaki-kakinya. Walhasil selama perjalanan saya harus membujuk rayu bunga agar tetap sopan, mengingat dia sedang di dalam mobil pemerintah, harus khidmat.

Mejeng bersama korban

 

Pembunuhan Berencana

Puas dengan Misi A, dilanjutkan ke misi B. Semua merapat di TKP untuk menyaksikan pelaksanakan pembantaian masal. Sadis memang, karena ditemukan kondisi korban dengan bagian terpisah. Diduga semua korban menjadi korban mutilasi oleh jagal berdarah dingin.

Dari sekian korban yang dibawa para agen, korban di bawah ini yang paling susah digiring ke TKP bersama korban yang lainnya, sebut saja mawar.

Dengan berlagak SASA (Sok Akrab Sok Asyik) saya bisikkan ke telinga korban “Jaminan masuk surga Nak!!” sambil menarik paksa tali yang mengikat di leher mawar.

Dan….

Innalillahi wa innailaihirojiun, telah pulang ke rahmatullah, bunga, mawar dan yang lainnya. Doa saya semoga kelak mereka bisa menjadi saksi pemiliknya, bahwa dia pemiliknya telah menyembelih (langsung maupun tidak) hawa nafsu yang (seharusnya ) tidak dimiliki manusia dan hanya dimiliki binatang. Dan dengan dagingnya, pemiliknya telah berbagi kasih sayang kepada sesama dengan membagi-bagikan kepada orang-orang di sekitar TKP.

Selamat jalan bunga, mawar dan yang lainnya. Maaf saya pun ikut menyantap daging kalian bersama orang-orang*) yang ada di bawah ini **).

*) Tidak termasuk yang menggunakan helm, karena sodara yang ini rada alergi sama bau parfum khas kambing :D *) Dua lagi yang belum terlihat, amma dan dipto (sedang membidik para pelaku)

Tulisan terkait:
Kurban Pertama Saya
Kurban Bersama CA
Iedul Adha di Alun-alun Utara

 

Bersambung sodara….

{ 22 comments }

Piknik ke bintang, mau?

by annots on November 18, 2007

Setiap nama pasti ada maksudnya, mungkin analisa nama-nama orang jawa seperti ini sering kita baca di milist, forum atau email dari sanak sodara, teman atau handai taulan.

- Biar pinter main game diberi nama Giman
- Biar pinter memecahkan problem diberi nama Sukarman
- Biar kalau ujian ndak usah mengulang diberi nama Herman
- Suka telanjang, Nudiman
- Pandai menanam bunga, diberi nama Rosman.
- Pandai membaiki mobil, diberi nama Karman.
- Pandai dalam korespondensi, Suratman.
- Gagah perkasa, Suparman.
- Kuat dalam berjalan, Wakiman.
- Berani bertanya, Asman (askman).

Tapi saya tidak mau mbahas nama orang jawa yang lainnya, karena saya itu bagi beberapa dari kita sudah biasa membaca atau bisa mengklaim bahwa analisa di atas adalah Basbang. Ya, basi banget…

[click to continue...]

{ 21 comments }

Dari “Yang Peduli”

by annots on November 14, 2007

Apa yang bakal terjadi kalau pengumuman seperti di atas di baca seorang blogger dan terbukti tidak ada yang “licin-licin” di tangga tersebut -saya baru sadar kalau saya sudah tertipu pengumuman di jendela depan ruangan saya- ? Jika dibawahnya disediakan form untuk memberikan komentar, kemungkinan komentar yang akan muncul:

  1. Pertaminyax!!! (Pertamax mahal sodara.)
  2. Terima kasih sudah mengingatkan :D
  3. Hetriiix!
  4. Ga ada skrinsyut berarti HOAX!!!

Bagaimana dengan anda?

{ 35 comments }