Arsip pada March, 2008


Menanti kembalinya sang pendekar

Tuesday, March 18th, 2008

Pendekar, ya pendekar, bukan pendek kekar. Melihat kondisi Indonesia
saat ini, seperti kembali pada jaman ketika kita dijajah oleh Kolonial Belanda. Rakyat ditindas, diperas dengan pajak yang tinggi, kelaparan juga terjadi dimana-mana. Mau tidak mau, suka tidak suka itulah yang terjadi saat itu.
Beruntunglah dulu ada orang-orang yang mau peduli terhadap kondisi wong cilik […]


Per detik, per hisap sampai puasss

Friday, March 14th, 2008

Memang sudah saatnya konsumen dimanjakan dengan berbagai pilihan produk.  Tersedia satu pilihan, bisa bisa disebut monopoli.   Terlepas dari kualitas dan pelayanan servisnya, akhir-akhir para produsen beradu domba memikat pilihan konsumen. Tidak hanya penyedia jasa telekomunikasi yang perang tarif, yang dihisap-hisap pun tak mau kehilangan momentum.   Kok bisa?  Entahlah, saya cuma berhasil mengabadikan gambarnya saja tanpa wawancara kepada simbah yang punya toko, […]


Matematis otak

Thursday, March 13th, 2008

Sampean pernah pake seragam sekolah? Kalau pernah, kesimpulan mudahnya berarti sampean pernah duduk di bangku sekolah. Dari sekian banyak mata pelajaran adakah pelajaran yang sampean benci? Bisa karena ndak bisa enjoy dengan gurunya atau memang sudah sejak masih orok menolak bertemu mata pelajaran tersebut.
Dari sekian banyak pelajaran yang diberikan, survey yang telah saya […]


Tertawa Santun

Monday, March 10th, 2008

Suatu hari di siang yang panas di dalam sebuah ruangan yang terlihat monitor komputer dimana-mana
“Hahahaha….”, terdengar berkali-kali tawa menggelagar dari ruangan sebelah.
“Lhah, ketawanya itu loh.”, sahut teman di ruang sebelah yang kebetulan bloger juga.
Tertawa, ngguyu (jawa), seuri (sunda) -cmiiw- atau sebutan lainnya dalam bahasa di daerah lainnya merupakan satu bentuk ekspresi yang menggambarkan emosi yang […]


Awal cerita

Wednesday, March 5th, 2008

Ketika perpisahan mendera, itu berarti akan ada perjumpaan dengan yang baru. Suasana baru, lingkungan yang baru dan (mungkin) semangat baru juga.
Terhenti, ya langkah saya beberapa saat terhenti beberapa waktu yang lalu. Bertapa, mungkin itu jawaban yang lebih tepat. Orang sepulang bertapa akan lebih sakti katanya. Tetapi itu pun jika berhasil dalam […]