Introspeksi
Terlalu lama memperhatikan orang lain terkadang kita jadi lupa memperhatikan diri sendiri.
Terlalu sibuk mencari kekurangan dan kelemahan orang lain, kita jadi lupa bercermin melihat kekurangan kita sendiri dan celakanya kita tidak menyadarinya.

Parahnya kalo sudah duduk di kursi yang nyaman dengan segala kemewahannya kemudian kita menjadi lupa daratan, tidak menyadari bahwa tiada yang abadi di dunia ini.
Di akhir cerita baru kita sadari siapa diri kita sebenarnya. Sayangnya, waktu sudah terlambat kawan. Semoga roda kehidupanmu terus berputar.
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.
Comments
Hehe, blog-blog yang saya baca malam ini lagi pada ngebahas soal ini
Kalau setiap orang rajin meng-introspeksi diri, tinggal tunggu waktu saja bangsa Indonesia semakin maju ![]()
kabeh podo rasan-rasan mbahkung…. semoga indonesia jadi lebih baik lagi.. mari tetap selalu instropeksi diri ![]()
Biasa, semua orang kan punya ego.
Wajarlah kalau kesalahan orang lain tahu, tapi
kesalahan diri sendiri nggak tahu.
@sandal, ridu
yah sebelum ngomong soal baik dan buruk rumah sebelah (baca:orang lain) diliat dulu ada bagian rumah sendiri ada yang rusak ndak


kita memang terlalu sering terlena dengan keadaan… hmmm