From the monthly archives:

December 2007

Terompet

by annots on December 31, 2007

Karena terompet tidak sama dengan kondom…..

–annots–

Sudah beli terompet untuk malam ini? Bukan hanya kalender yang selalu di buru tetapi terompet juga banyak diminati. Tidak tahu mengapa tahun baru indentik dengan terompet, kembang api seperti natal dengan salju dan pohon cemara atau lebaran dengan ketupatnya

Terompet tidak sama dengan kondom yang sekali pake terus buang, jadi simpan terompet yang dipake malam ini dan pake lagi tahun depan. Bukankah demi menyelamatkan “Global Warming” -yang melulu disalahkan ketika bencana alam datang- salah satunya dengan menghemat penggunaan kertas dan tisu?

Ah saya ga ada anggaran untuk beli terompet (baca: tanggal tua). Boro-boro beli terompet, acara perpisahan dengan tahun 2007 pun belum ada rencana.

Saya termasuk yang gembira menyambut awal tahun baru karena selalu jatuh pada tanggal muda dan itu tandanya … gajian :mrgreen:
Bagaimana dengan persiapan tahun baru anda? Semoga sukses :D

{ 6 comments }

Pembantaian berencana

by annots on December 27, 2007

Kalo ditanya soal Liburan ala Blogger, jawabnya jelas takbiran sholat Ied, nyembelih kambing, makan-makan ala kurban, kemudian dilanjutkan hijrah ke Ibu kota.Pisah ranjang selama 6 hari dengan dashboard WP, membuat saya bisa menikmati kehijrahan saya ke kota metropolitan. Kepergian ke ibukota JELAS BUKAN karena menghindar dari kopdar beruntun yang di adakan di kota Gudeg ini.

Banyak cerita yang hampir lepas dari sel otak kalau saja tak segera di tambatkan di dermaga cerita yang berjuluk Blog ini. Dengan alasan ini juga maka saya akan menuliskan secara bersambung.

Penculikan berenca

Selasa, 18 Desember pukul 16.16 WIB, bersama sodara yang takut kambing meluncur ke daerah Sonosewu untuk menjemput korban, sebut saja bunga. Dengan awal yang tidak begitu manis karena saya harus tersesat ketika mencari rumah Didit. Dengan menggunakan sebuah mobil Kijang berplat merah, komplotan penculik pun menjemput seorang pelaku lainnya di daerah Ngabean.

Pukul 16.29 WIB, tiba di TKP langsung saja kami menjemput paksa bunga dengan perlakuan yang awalnya bersahabat namun tiba-tiba berubah menjadi sedikit brutal. Ya, bunga terpaksa harus di ikat dan digangbang angkut menggunakan mobil trayek dadakan milik Pemerintah (mobil plat merah –red).

Foto bersama korban di TKP

Untuk menghilangkan jejak, salah satu pelaku harus diantar pulang. Konyolnya, belum sampai markas besar, bunga meronta-ronta dan lepaslah semua ikatan yang ada di kaki-kakinya. Walhasil selama perjalanan saya harus membujuk rayu bunga agar tetap sopan, mengingat dia sedang di dalam mobil pemerintah, harus khidmat.

Mejeng bersama korban

 

Pembunuhan Berencana

Puas dengan Misi A, dilanjutkan ke misi B. Semua merapat di TKP untuk menyaksikan pelaksanakan pembantaian masal. Sadis memang, karena ditemukan kondisi korban dengan bagian terpisah. Diduga semua korban menjadi korban mutilasi oleh jagal berdarah dingin.

Dari sekian korban yang dibawa para agen, korban di bawah ini yang paling susah digiring ke TKP bersama korban yang lainnya, sebut saja mawar.

Dengan berlagak SASA (Sok Akrab Sok Asyik) saya bisikkan ke telinga korban “Jaminan masuk surga Nak!!” sambil menarik paksa tali yang mengikat di leher mawar.

Dan….

Innalillahi wa innailaihirojiun, telah pulang ke rahmatullah, bunga, mawar dan yang lainnya. Doa saya semoga kelak mereka bisa menjadi saksi pemiliknya, bahwa dia pemiliknya telah menyembelih (langsung maupun tidak) hawa nafsu yang (seharusnya ) tidak dimiliki manusia dan hanya dimiliki binatang. Dan dengan dagingnya, pemiliknya telah berbagi kasih sayang kepada sesama dengan membagi-bagikan kepada orang-orang di sekitar TKP.

Selamat jalan bunga, mawar dan yang lainnya. Maaf saya pun ikut menyantap daging kalian bersama orang-orang*) yang ada di bawah ini **).

*) Tidak termasuk yang menggunakan helm, karena sodara yang ini rada alergi sama bau parfum khas kambing :D *) Dua lagi yang belum terlihat, amma dan dipto (sedang membidik para pelaku)

Tulisan terkait:
Kurban Pertama Saya
Kurban Bersama CA
Iedul Adha di Alun-alun Utara

 

Bersambung sodara….

{ 22 comments }

Selamat ulang tahun

by annots on December 16, 2007

Sebagai karyawan srabutan yang baik hati dan tidak pernah telat ngambil gaji saya mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Dies Natalies ke-49 kampus disiplin, kejuangan dan kreatifitas. Yah meskipun saya ga dapet satu pun dari sekian banyak door prize, terlebih lagi grand prizenya yang berupa kambing, tapi paling tidak saya diajak sehat dengan acara senam pagi, jalan sehat dan salto (sarapan lawuh soto) ditambah tempe dan tahu bacem yang menggetarkan cacing-cacing di perut saya.

Dari awal acara saya nunggu teman-teman seruangan kok tidak datang jua, yah dengan berat hati akhirnya jatah sarapan mereka saya embat juga. Maaf ya… :lol:
Akhirnya , saya ucapkan Selamat Ulang tahun kepada UPN “Veteran” Yogyakarta yang ke-49 semoga semakin jaya. Ijinkan kawulo alit ini mengabdi meskipun saya pernah selingkuh dengan mengerjakan pekerjaan lain(baca: ngarit) karena himpitan ekonomi dan suka menggunakan sedikit jam kerja untuk refreshing blogwalking.

Sudahkah anda berterima kasih kepada tempat yang sudah memproduksi rupiah atau bahkan dollar ke rekening bank favorit anda?

{ 30 comments }