Denda yang mana yang belum terbayar?

Membaca tulisan sodara Ari tentang ban yang bocor gara-gara ga mau bayar 5000, sabtu kemarin dalam perjalanan ke tempat mbak Ardifa dalam rangka kopdar Cahandong ban saya pun bocor di jalan.

Tidak tanggung-tanggung bocornya sampai dua kali (wah denda yang belum dibayar mungkin rada gede nih). Sebelumnya sempat terpikir juga, apa karena tadi belum saya foto trus ban saya jadi bocor lagi? Ah, ini sih pikiran wartawan kagetan™ seperti saya.

Sampai di tempat mbak fa maghrib dan tampak disana didit, mbak nisa dan mbak fa sebagai yang empunya rumah. Tak lama kemudian barulah yang lain pada muncul setelah menjalankan ibadah sholat Maghrib Zam, Dipto, Kailani, Pepeng, Aad, Arez, Priyayisae, dll (yang namanya masuk dalam daftar dll, harap segera lapor, hehehe). Seru juga ketika pada bahas foto gerhana bulan yang jadi perdebatan di blog sebelah meskipun sebelumnya saya sempat kebingungan nyari rumah dengan cat berwarna hijau -seperti yang dikatakan Zam dalam SMS- di malam hari karena semua rumah jadi warna hitam.

Sebelum ke tempat mbak fa, tak lupa saya menyempatkan diri untuk melakukan ritual “nyadran” di tempat eyang saya. Nyadran adalah ritual yang diadakan setiap bulan sya’ban setiap tahunnya. Biasanya selain berziarah ke tempat saudara-saudara yang sudah meninggal ada juga acara kenduri.

Kenduri kali ini, mungkin rada beda dan unik karena pesertanya kebanyakan adalah anak kecil. Bagaimana tidak datang ketika kita bisa mendapatkan semua jajanan dan buah-buahan gratis meski harus berebut dengan peserta yang lainnya. Jadi kalau ada yang nangis karena ga kebagian buah atau makanan setelah acara selesai itu hal yang biasa terjadi.

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

selesai kenduri, nambal meneh?

asikkkk fotoku nampang di sini! *kamso-mode-ON*

yah kemarin ga bisa ikut :(

gyaaaaa….
aku ga ikuuuutttt…
hweeeee… :((

@foto ke-2: potone SIP… ono sing ndempel2 aq >:)

tuman kopdar .. hue hue hue
ban nya bocor karena kebanyakan ngeledek orang lain yang ban nya juga sering bocor tuh

lah… sampean mangan ning angkringan durung mbayar mesthi.. :p

WAH,lama ga nambal ban..!!!
hehheheh

ehehe..assiikkk.. ada poto sayahh *norak.com*

Salam .. for aloooong time ra ktmu..
Tp kyne kita pernah saling mengenal…
Mari kita ttp pertahankan silaturahmi tmn2 n alumni Stembayo..
Sanadyan tebih ing netro, nanging tansah celak ing pandenganing manah..
Marhaban Yaa Ramadhan 1428 H, maaf laer batin..

[…] belakang kami bocor! Apa gara-gara denda saya yang tadi belum dibayar? Ah pusing-pusing amat. Saya pun harus nuntun […]

Leave a comment

(required)

(required)


sinom