Perda Manokwari yang kontroversial

by annots on July 7, 2007

Bagaimana jika salah satu bagian/kota dari negara Indonesia ada yang menerapkan Peraturan Daerah yang menerapkan kota manokwari sebagai kota berbasis Injil? Ya, informasi seperti ini banyak beredar lewat SMS belakangan ini, terlepas dari benar atau tidaknya isu tentang Perda ini yang jelas apabila memang benar nantinya, di kota tersebut tidak lagi diperbolehkan wanita memakai jilbab, pembangunan masjid, mengumandangkan adzan. Kemudian dimana letak HAM yang notabene pemerintah menjamin kebebasan tiap-tiap penduduk untuk memeluk dan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing seperti yang tercantum dalam pasal 29 UUD 1945.

Bisakah hal seperti ini disebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia? Kepada siapa kita harus mengadu selain kepada Allah SWT al Hakim, kalo tidak bermunajat kepada-Nya. Saudaraku mari kita junjung toleransi antar umat beragama menuju Indonesia yang cinta damai. Saya yakin, semua agama mengajarkan nilai-nilai kasih sayang. Yuk jaga lingkungan kita dari usaha-usaha yang mencoba memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

{ 3 comments… read them below or add one }

1 Paman Tyo 07.18.07 at 12:31 am

Ini yang bikin saya prihatin: atas nama demokrasi, yang katanya suara mayoritas adalah suara Tuhan, maka orang boleh menindas orang lain. Sebuah tirani mayoritas.

Yang terjadi adalah saling balas. Ada daerah dengan perda yang “diilhami oleh syariat” dengan pemberlakuan yang cenderung mengabaikan keragaman, lantas ada daerah lain yang, ya itu tadi, mengaku berbasis Injil.

Berlaku sektarian, sambil memaksakan kehendak, itukah adab hidup bersama?

2 annots 07.21.07 at 5:18 pm

Jelas itu bukan adab hidup bersama, dan anehnya yang di ujung barat dengan syariat, eh yang ditimur juga mau berbasis injil, hmmm dari sabang sampe merauke dong. Ahhhh, itulah Indonesia….

3 jangmat 09.18.08 at 11:34 am

Ketika dunia semakin global maka agama-agama di muka bumi ini semakin mengkristal dan saling bersaing untuk mempertahankan eksistensinya.

Di sisi lain semakin banyak manusia yang sudah tidak peduli lagi dengan agama, bahkan mereka kebanyakan tidak percaya adanya Tuhan. Sebuah pertanda bahwa sekaranglah akhir zaman!

Mungkin pada akhirnya kita harus memilih!

Leave a Comment

You can use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>