Foto disamping saya ambil di Tawangmangu, Karanganyar, Solo beberapa hari yang lalu. Didekati kawan saya bukannya lari justru dia dengan coolnya bergaya membelakangi sahabat saya.
Perjalanan ke Solo tepatnya ke TAwangmangu dalam rangka survey obyek lokasi untuk Reuni SMP 4 Kalasan angkatan 1998. Karena bosen saya ambil foto air terjun maka saya pilih penghuni asli tawangmangu ini dengan beberapa kali shoot. Begitu memasuki pintu masuk saya disambut seekor kera yang sepertinya minta difoto, maka saya ambilah foto sebagai kenang2an karena dia yang pertama menyambut saya(semoga tidak ada maksud lain, maksudnya saya dikira sodaranya, hehehe…) , mau tau gayanya??
We e e e, habis itu saat untuk makan siang, kami memilih menu sate kelinci karena disana emang makanan ini yang khas. Usai menyantap sate, ada-ada sajakejadian yang menimpa rombongan kami, salah satu piring yang kebetulan sudah habis diambil begitu saja sama kera yang sepertinya premannya Tawangmangu, mengapa dibilang begitu karena dia juga berusaha mengmabil permen yang ada disaku pengunjung yang lain, ada-ada saja.
Meskipun demikian, kewajiban kita untuk menjaga keberlanjutan kehidupan mereka, tawangmangu tanpa mereka kok kurang menarik ya, hehehhee….
Kalau bukan kita siapa lagi, yang menjaga mereka?
Hmm, yang salah yang bikin pengumuman atau salah persepsi dari yang baca? Gambar disamping saya ambil disalah satu kamar kecil yang terdapat di masjid di bilangan kampus UPN Condong catur. Kalo kita baca tulisan pada gambar disamping berbunyi :

