by annots on June 11, 2007
Insya Allah dalam waktu dekat kita akan menyelenggarakan ESQ Training Reguler Angkatan 20 khusus Perguruan Tinggi. Training Tersebut ditujukan khusus bagi Dosen dan Karyawan di lingkungan Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Training bertujuan mempercepat penyebaran nilai2 165 di yogyakarta khususnya di lingungan perguruan tinggi. Acara tersebut direncanakan diselenggarakan pada:
Hari / Tanggal : Selasa-Rabu/ 12-13 Juni 2007
Waktu : Pukul 07.00-18.00
Trainer : Iman Herdimansyah
Tempat : Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta
Kampus UNY karangmalang
Silahkan bagi Bapak dan Ibu untuk menghadiri acara tersebut dengan tidak lupa membawa kartu ALumni ESQ. Bagi Bapak dan Ibu yang ingin mendaftarkan teman, saudara atau keluarga yang berstatus dosen atau karyawan perguruan tinggi lanjut dapat menghubungi kami di sekretariat ESQ Jogja telp 0274 562165.
Terima kasih, semoga bermanfaat.
by annots on June 7, 2007
Jepang, negara kecil yang dulunya sangat tertutup dan memang menutup diri dari bangsa asing. Jepang mulai maju ketika di pimpin oleh kaisar Meiji. Dengan mengirimkan pemuda-pemuda Jepang ke negara asing untuk mempelajari teknologi disana dan saat itu banyak buku-buku yang ditranslate ke dalam bahasa Jepang dan di jual dengan harga yang murah. Sampai saat ini mungkin masih bisa dirasakan, dimanapun mereka berada masih menyempatkan diri untuk membaca. Yang perlu kita ketahui adalah rahasia kenapa negara yang pernah diluluhlantakan bom nuklir oleh sekutu itu segera bangkit dan menjadi negara yang terdepan dalam bidang teknologi? Satu yang melandasi restorasi Meiji adalah mempertahankan kebudayaan dan etos kerja. Meskipun mereka menjadi bangsa yang maju nilai-nilai dasar masyarakat asli Jepang tidak pernah hilang. Nilai-nilai itu terangkum dalam 7 nilai dasar BUSHIDO yaitu 1. Gi (Pengambilan keputusan berdasarkan kebenaran, meskipun mati dengan keputusan itu, matilah dengan gagah karena matinya terhormat), 2. Yu (Berani dan kstaria, 3. Jin (murah hati, mencintai sesama), 4. Re (Santun, bertindak benar, 5. Makoto (Bersikap tulus, setulus-tulusnya tanpa pamrih), 6. Meiyo (menjaga kehormatan, martabat dan kemuliaan), 7. Chugo (Mengabdi, Loyal). 7 nilai prinsip itu dibaca setiap pagi(diulang-ulang) dan tertanam dalam hati sehingga nilai dasar tersebut menjadi prinsip hidup.
Indonesia, negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Kewajiban seorang muslim, salah satunya adalah ibadah sholat. Di dalam rukun sholat banyak bacaan yang dibaca berulang-ulang, yang salah satunya adalah surat Al-Fatihah yang berjumlah 7 ayat (Bushido juga ada 7 prinsip). Coba pahami dan resapi 7 ayat tersebut. Sudahkah kita meresapi arti secara ayat per ayat? Atau hanyakah sekedar untuk menggugurkan kewajiban? Naudzubillah.
Bushido di buat atau diciptakan manusia, sedangkan Al-Fatihah adalah wahyu dari Allah. Jadi lebih hebat mana, Bushido yang hanya dibaca 1 kali sehari oleh penduduk Jepang atau Indonesia yang membaca Al-Fatihah minimal 17 kali sehari? Allahu Akbar, hanya dengan kehendak-Nya bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang dihormati oleh bangsa lain. Amin.
Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Quran yang agung (Q.S. Al Hijr : 87)
by annots on June 2, 2007
Bagi kita kaum cilik, sudah tidak asing lagi dengan yang namanya tempe, temen nasi yang nikmat kalo disantap masih anget. Tapi disini, saya tidak akan menuliskan tentang wisata kuliner, meskipun saya tahu dari tempe bisa dijadikan Brownies dan makanan lainnya di Kota Malang, Jawa timur sana. Jujur, saya memang penasaran dengan brownies dengan aroma kedelai khas tempe tapi sekali lagi bukan itu yang akan di bahas di sini.
Kalau di Jogja tempe dibungkus dengan daun dan kertas bekas, ada juga yang di bungus dengan daun saja atau plastik. Umur tempe paling lama adalah 2 hari, kadang kalo busuk ada yang make sebagai bumbu dapur. Sebelum busuk, istilah keren di Jogja adalah tempe semangit dan kemudian baru busuk.
Yang perlu kita pelajari dari tempe adalah andai saja tempe tidak pernah semangit pasti akan lebih banyak bisa dimanfaatkan untuk berbagai bahan masakan yang lebih nikmat dari pada dipakai kalo sudah menjadi busuk. Andai saja generasi pemuda INDONESIA terus tetap semangat dalam memperjuangkan nilai-nilai luhur bangsa, saya yakin insya Allah generasi kita akan menjadi generasi yang bisa dibanggakan dengan membangun peradaban baru di Indonesia, alasannya tidak akan pernah semangit dan kemudian menjadi busuk semangatnya.
Semuanya kembali pada pribadi kita masing-masing, mau semangat dan membangun perdaban baru untuk Indonesia atau semangit kemudian busuk.