Memberi ? UANG!!!
Pemandangan seperti gambar disamping hampir kita temui disetiap lampu merah, di dalam bus kota atau di tempat-tempat umum yang lain. Jujur dari dalam hati kita pasti trenyuh ketika melihat anak kecil yang seharusnya mereka duduk di bangku sekolah harus berpanas-panasan mengadu nasib. Ketika kita mau memberi sering terpikir dalam kepala kita “Ahh, jangan-jangan ini ada gembongnya. Ada bossnya. Mereka hanya sebagai alat orang-orang yang tak bertanggung jawab dengan mempekerjakan anak kecil seperti mereka.” Kemudian kita mengurungkan niat kita untuk memberikan sedikit uang. Tapi bagaimana kalo mereka memang membutuhkan uang untuk mencukupi kehidupan keluarga mereka? Bukankah kita sudah melewatkan satu kesempatan ladang amal kita? Saudaraku, kita harus tau bahwa dari kecil ketika kita bertemu dengan mereka hanya uang yang bisa kita berikan kepada mereka. TIDAK!!! Memang mereka membutuhkan uang, tapi uang bukan segalanya. Pepatah barat mengatakan “Money is important but not the most”, saya setuju dengan pepatah ini. Ketika kita memang tidak bisa memberikan uang bagaimana kalo kita ganti dengan perlakuan yang baik kepada mereka, bukankah sering kita lihat banyak yang mencaci, memaki dahkan sampai mengusir mereka dengan perkataan yang kasar? Saudaraku, jika memang kita tidak bisa memberikan materi, tapi kita bisa memberikannya DO’A. Do’a yang tulus, ikhlas dan sepenuh hati. “Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim, berikan kehidupan yang lebih baik padanya, mudahkanlah urusannya dan perihalah dia dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Amin.”
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.


[…] Semoga saja bisa diambil sisi positifnya, dan dengan larangan ini tidak mengurangi niat kita untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu. Tidak harus uang yang bisa kita berikan kepada mereka, bisa pekerjaan bahkan cukup dengan do’a supaya dimudahkan dalam mencari rizki. Ingat, karena memberi ? uang. […]